Art Original
Hubungan Burnout Dengan Kesejahteraan Psikologi Pada Pekerja Sawit Uds Jual-beli Sawit Didesa Kepau Jaya Kampar
Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui apakah ada hubungan kesejahteraan psikologi dengan burnout pada pekerja sawit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif dan korelasional. Populasi dari penelitian ini adalah pekerja sawit didesa Kepau Jaya, Kampar dengan jumlah sampel 50 pekerja. Teknik sampling yang digunakan adalah Teknik nonprobability sampling yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan sampling jenuh. Menggunakan teknik analisa data korelasi rank order spearmen dengan instrumen penelitian berupa skala kesejahteraan psikologi dan skala burnout dengan reliabilitas 0,627 dan 0,914, reliabilitas tersebut diperoleh dari jumlah aitem valid sebesar 16 aitem untuk skala kesejahteraan psikologi dan 23 aitem untuk skala burnout. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja sawit memiliki kesejahteraan psikologi sedang dan memiliki burnout sedang dan rendah. serta tidak ada hubungan kesejahteraan psikologi dengan burnout pada pekerja sawit dengan angka korelasi sebesar 0,229, signifikansi 0,110 dan p> 0,05. Saran yang diberikan dari penelitian bagi subjek agar subjek memperhatikan dan dapat meningkatkan kesejahteran psikologi yang dimiliki, sehingga dapat tetap stabil dalam pekerjaan. Cara yang dapat dilakukan oleh subjek yaitu dengan menyadari bahwa kesejahteraan psikologi sangat berpengaruh bagi kesehatan fisik, mental dan emosional, kemampuan menghadapi tekanan sosial, mampu dalam mengendalikan situasi yang rumit dalam pekerjaan dan adanya penerimaan diri terhadap pekerjaan yang dijalani.
No other version available