Art Original
KLASIFIKASI CYBERBULLYING FLAMING PADA MEDIA SOSIAL X MENGGUNAKAN METODE LOGISTIC REGRESSION
Pengaruh perkembangan teknologi yang semakin mudah digunakan, membuat banyak efek negatif yang bermunculan. Salah satunya adalah tindakan cyberbullying, Flaming merupakan salah satu dari bentuk cyberbullying. Cyberbullying Flaming didefenisikan sebagai tindakan di mana pelaku mengirimkan pesan-pesan yang berisi kata-kata kasar, pesan yang penuh kebencian dan penghinaan, ancaman dengan tujuan untuk memprovokasi atau menyakiti orang lain bahkan ujaran kebencian ke suatu grup daring maupun kepada korban secara langsung dengan memanfaatkan teknologi seperti media sosial, termasuk X. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui performa dan hasil akurasi dari metode Logistic Regression dalam mengklasifikasikan jenis Cyberbullying Flaming berdasarkan data yang telah dilatih. Data diambil dari berbagai tweet yang mengandung unsur Cyberbullying Flaming. Data yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 2391 data tweet berbahasa Indonesia yang dikumpulkan menggunakan Tweet-Harvest. Jenis-jenis Cyberbullying Flaming terdiri dari Direct and Intentional Flaming, Satirical Flames, Hot Flames, Cold Flames dan Neutral. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat keberhasilan klasifikasi Cyberbullying Flaming pada media sosial X mengunakan K-Fold Cross Validation dengan metode Logistic regression mendapatkan hasil akurasi sebesar 82%, precision 80%, recall 81% dan f1-score 80%.
No other version available