MEDIA PEMBELAJARAN PROSES TERBENTUKNYA MINYAK BUMI MENGGUNAKAN AUGMENTED REALITY (AR)
SMAN 1 Pangkalan Kerinci merupakan salah satu sekolah menengah atas di Kabupaten Pelalawan. Pembelajaran mengenai proses terbentuknya minyak bumi masih disampaikan secara konvensional melalui buku teks dan gambar statis, sehingga siswa kesulitan memahami konsep yang bersifat abstrak dan tidak dapat diamati langsung. Berdasarkan permasalahan tersebut, dirancanglah sebuah media pembelajaran menggunakan teknologi Augmented Reality (AR) untuk membantu siswa dalam memahami proses terbentuknya minyak bumi secara visual dan interaktif. Aplikasi ini berbasis Android dan menampilkan objek 3D dengan pendekatan markerless, sehingga tidak memerlukan marker khusus untuk menampilkan objek. Pembuatan objek 3D dilakukan menggunakan software Blender, dan aplikasi dikembangkan menggunakan Unity dengan bantuan library ARCore SDK. Teknologi AR ini mampu menyajikan ilustrasi yang menyerupai kondisi nyata serta memberikan informasi pembelajaran yang lebih mendalam, menarik, dan mudah dipahami. Hasil pengujian menunjukkan bahwa objek 3D dapat muncul pada jarak minimal 30 cm, serta dapat ditampilkan baik di dalam maupun di luar ruangan, dengan syarat lokasi memiliki tekstur dan pencahayaan minimal 6 lux. Berdasarkan pengujian kepada 25 siswa sebagai responden, diperoleh akurasi tampilan sebesar 90,33%, sehingga aplikasi ini layak digunakan sebagai media pembelajaran alternatif di lingkungan sekolah.
No other version available