ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Akibat hukum penarikan objek jaminan oleh kreditur terhadap akta fidusia yang tidak di daftarkan berdasarkan undang undang nomor 42 tahun 1999 tentang jaminan fidusia pada summit otto finance kota pekanbaru
Bookmark Share

Art Original

Akibat hukum penarikan objek jaminan oleh kreditur terhadap akta fidusia yang tidak di daftarkan berdasarkan undang undang nomor 42 tahun 1999 tentang jaminan fidusia pada summit otto finance kota pekanbaru

SINDI ANTIKA - Personal Name; Sri Arlina - Personal Name;

Penelitian ini membahas mengenai akibat hukum penarikan objek jaminan oleh kreditur terhadap akta fidusia yang tidak didaftarkan, dengan studi kasus pada Summit Otto Finance Kota Pekanbaru, berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 42 tentang Jaminan Fidusia. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana akibat hukum dari tindakan penarikan sepihak objek jaminan oleh kreditur apabila akta fidusia yang mendasarinya tidak didaftarkan secara resmi sebagaimana diatur oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan hukum sosiologis, yaitu dengan melihat dan menganalisa bagaimana hukum tentang jaminan fidusia diterapkan dalam masyarakat, khususnya dalam praktik lembaga pembiayaan. Data diperoleh melalui studi lapangan, wawancara dengan pihak kreditur, debitur dan observasi terhadap kasus-kasus fidusia yang terjadi dilapangan, serta didukung dengan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penarikan objek jaminan oleh kreditur tanpa melalui proses pengadilan dalam hal akta fidusia tidak didaftarkan merupakan tindakan yang bertentangan dengan hukum dan berpotensi melanggar hak-hak debitur. Akta fidusia yang tidak didaftarkan tidak memiliki kekuatan eksekutorial sebagaimana diatur dalam Pasal 15 Undang-Undang Jaminan Fidusia. Dalam praktiknya, hal ini seringkali menyebabkan timbulnya sengketa antara debitur dan kreditur serta ketidakpastian hukum dalam pelaksanaan perjanjian pembiayaan. Penelitian ini merekomendasikan agar perusahaan pembiayaan seperti Summit Otto Finance wajib mendaftarkan setiap akta fidusia untuk memberikan kepastian hukum, perlindungan terhadap hak-hak debitur, serta mencegah praktik penarikan jaminan yang sewenang-wenang.


Availability
#
Ilmu Hukum (Fakultas Hukum) Hukum 340.5 Sin a
ETD0297II
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Hukum 340.5 Sin a
Language
Indonesia
NPM
211010036
Publisher
Ilmu Hukum : Universitas Islam Riau., 2025
Keyword(s)
Akta Fidusia
Tidak Didaftarkan
Penarikan Jaminan
Hukum Sosiologis
Summit Otto Finance.
Other Information
Petugas
Ayu Agustina
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?