Art Original
DAMPAK OPERASIONAL JALUR PUTAR BALIK (U-TURN) TERHADAP KARAKTERISTIK LALU LINTAS (STUDI KASUS JALAN H.R.SOEBRANTAS KOTA PEKANBARU)
Keberadaan U-Turn mempengaruhi stabilitas arus lalu lintas, terutama
pada jam sibuk. U-Turn dirancang untuk memfasilitasi manuver kendaraan yang
ingin berputar balik, tetapi juga berdampak pada operasional jalan, seperti
penurunan kecepatan, peningkatan kepadatan, dan bertambahnya antrean.
Penelitian ini menganalisis pengaruh U-Turn terhadap karakteristik lalu
lintas di Jalan H.R. Soebrantas melalui survei langsung untuk mengumpulkan data
volume lalu lintas, kecepatan, tundaan, panjang antrean, serta geometrik U-Turn.
Analisis dilakukan pada dua titik U-Turn dengan parameter yang ditinjau meliputi
tundaan dan panjang antrean berdasarkan PPPB 2005 dan pengamatan langsung,
tingkat pelayanan U-Turn sesuai PKJI 2023, serta perubahan kecepatan sebelum
dan sesudah U-Turn.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang antrean berdasarkan PPPB
2005 hanya 4,59 m, jauh lebih kecil dibandingkan hasil pengamatan langsung
yang mencapai 167,93 m. Derajat kejenuhan tercatat sebesar 0,73 (kelas D) pada
U-Turn 1 dan 0,90 (kelas E) pada U-Turn 2. Kecepatan rata-rata kendaraan
meningkat dari 29 km/jam sebelum U-Turn menjadi 38 km/jam setelahnya. Oleh
karena itu, disarankan untuk memperlebar bukaan median atau menambahkan
lajur khusus guna meningkatkan kinerja lalu lintas dan mengurangi kemacetan.
No other version available