ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK DALAMPERKAWINAN SIRRI YANG TIDAK MENDAPATKAN HAK KEPERDATAAN (STUDI KASUS PENGADILAN AGAMA KOTA PEKANBARU)
Bookmark Share

Art Original

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK DALAMPERKAWINAN SIRRI YANG TIDAK MENDAPATKAN HAK KEPERDATAAN (STUDI KASUS PENGADILAN AGAMA KOTA PEKANBARU)

Selvi Harvia Santri - Personal Name; M. AMIRUL SHODIQ - Personal Name;

Penelitian ini membahas perlindungan hukum terhadap anak yang lahir dari perkawinan siri yang tidak mendapatkan hak keperdataan, khususnya di Kota Pekanbaru. Latar belakang permasalahan ini berangkat dari maraknya praktik perkawinan siri yang berdampak langsung pada status hukum anak, terutama dalam hal pencatatan identitas, hak waris, dan perlindungan administratif. Anak dari perkawinan siri kerap tidak dapat mencantumkan nama ayah dalam akta kelahiran dan tidak memiliki kedudukan hukum yang jelas dalam hubungan keperdataan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “bagaimana perlindungan hukum terhadap anak dari perkawinan siri yang tidak memperoleh hak keperdataan di Kota Pekanbaru” dan “bagaiman kendala perlindungan hukum terhadap anak dalam perkawinan siri yang tidak mendapatkan hak keperdaataan di kota pekanbaru.” Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumen. Data primer diperoleh dari wawancara di Pengadilan Agama Kota Pekanbaru, sedangkan data sekunder dikumpulkan dari peraturan perundang-undangan, literatur hukum, dan putusan pengadilan. Analisis data dilakukan secara deskriptif-kualitatif melalui telaah hukum normatif dan empirik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun telah ada dasar hukum yang mengatur perlindungan anak, seperti Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 dan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010, namun implementasinya di Kota Pekanbaru belum berjalan optimal. Kendala utama yang dihadapi meliputi tidak adanya pencatatan resmi perkawinan, minimnya pemahaman hukum masyarakat, hambatan ekonomi dalam pengajuan isbat nikah, serta lemahnya koordinasi antar lembaga. Oleh karena itu, dibutuhkan reformasi kebijakan dan sinergi kelembagaan yang lebih kuat untuk menjamin hak-hak keperdataan anak dari perkawinan siri secara adil dan setara.


Availability
#
Ilmu Hukum (Fakultas Hukum) Hukum 345.06 Amr p
ETD0438II
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Hukum 345.06 Amr p
Language
Indonesia
NPM
211010349
Publisher
Ilmu Hukum : Universitas slam riau., 2025
Keyword(s)
Perlindungan Hukum
anak luar kawin
perkawinan siri
hak keperdataan.
Other Information
Petugas
Ayu Agustina
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?