Art Original
Pengasuhan Pada Ayah Tunggal Setelah Perceraian
Selain menjalankan peran sebagai pencari nafkah untuk mencukupi segala kebutuhan anak, ayah tunggal juga mengasuh anak sebagai pembentukan karakter tanpa bantuan istri. Banyak faktor yang membuat pria menjadi ayah tunggal yaitu adanya perceraian, kematian pasangan dan lain-lain. Akibatnya ayah tunggal harus mengasuh anak agar anak bisa lebih mandiri, bertanggung jawab dan menjalin komunikasi yang lebih mendalam. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan seperti apa pengasuhan pada ayah tunggal setelah perceraian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan pada penelitian ini berjumlah 3 orang yang merupakan ayah tunggal setelah perceraian dengan teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling berdasarkan karakteristik yang telah ditentukan. Hasil penelitian dari data yang diperoleh bahwa ketiga informan didapatkan hasil dari pengasuhan yang baik dilihat dari hasil observasi dengan keterangan skor tinggi.
No other version available