Art Original
TINJAUAN KRIMINOLOGIS TERHADAP PEREDARAN NARKOTIKA GOLONGAN 1 DI WILAYAH HUKUM POLSEK TAPUNG
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab peredaran narkotika Golongan 1 di wilayah hukum Polsek Tapung serta upaya yang dilakukan oleh kepolisian dalam menanggulangi kejahatan tersebut. Peredaran narkotika di wilayah Tapung menunjukkan tren yang mengkhawatirkan dan melibatkan berbagai lapisan masyarakat, termasuk remaja dan kelompok rentan ekonomi. Analisis dilakukan dengan mengaitkan temuan lapangan dengan teori-teori kriminologi seperti teori strain, differential association, deterrence, labeling, dan kontrol sosial. Pendekatan ini membantu menjelaskan faktor-faktor pendorong perilaku menyimpang berdasarkan tekanan sosial, pengaruh lingkungan, efek hukuman, pelabelan sosial, serta lemahnya ikatan terhadap norma. Rumusan masalah dalam penelitian ini terbagi menjadi dua masalah utama, yakni, apa faktor penyebab terjadinya peredaran narkotika Golongan 1 di wilayah hukum Polsek Tapung, masalah kedua adalah bagaimana upaya kepolisian dalam menanggulangi peredaran narkotika Golongan 1 di wilayah hukum Polsek Tapung Berdasarkan jenis penelitiannya, penelitian ini merupakan penelitian observasional, yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara mengamati gejala-gejala atau fenomena yang muncul di lapangan melalui survei. Penelitian ini bersifat deskriptif, yaitu suatu penelitian yang tujuan utamanya adalah menggambarkan secara objektif suatu keadaan dan memberikan data seakurat mungkin mengenai unsur-unsur yang menghambat upaya penanggulangan peredaran gelap narkotika di Wilayah Hukum Polsek Tapung Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab peredaran narkotika di wilayah hukum polsek Tapung meliputi tekanan ekonomi, lemahnya pengawasan keluarga, pengaruh kelompok sebaya, dan keberadaan jaringan terorganisir. Upaya kepolisian dilakukan melalui dua jalur, yaitu penindakan berupa patroli dan penggerebekan, serta pencegahan melalui penyuluhan dan kemitraan masyarakat. Keterbatasan sumber daya manusia dan sarana operasional masih menjadi kendala yang menghambat efektivitas penanggulangan secara menyeluruh. Kata Kunci: Kriminologi, Narkotika Golongan 1, Polsek Tapung, Penanggulangan
No other version available