Art Original
Perbandingan Tingkat Korosi Pada Baja Galvanis Dan Baja Tanpa Galvanis Dalam Lingkungan
Korosi merupakan fenomena kimia pada bahan logam yang pada dasarnya merupakan reaksi logam menjadi ion pada permukaan logam yang berkontak langsung dengan lingkungan ber-air dan oksigen. Baja galvanis merupakan baja lapis seng (Zn) yang mengandung bahan seng dengan tingkat kemurnian tinggi (99,7%) ditambah dengan sejumlah timah hitam dan aluminium dalam jumlah tertentu diproses dengan kondisi bebas oksidasi sehingga menghasilkan baja lapis seng dengan kualitas yang handal. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh pada laju korosi baja galvanis dan baja tanpa galvanis. Metode pengukuran laju korosi yang digunakan adalah metode kehilangan berat. Material yang menjadi objek pada penelitian ini adalah baja galvanis dan baja tanpa galvanis dan dilakukan perendaman selama 120 jam, 240 jam dan 360 jam. Hasil penelitian dari baja galvanis dan baja tanpa galvanis dalam lingkungan bahwa lingkungan sangat berpengaruh pada laju korosi, dapat dilihat pada nilai laju korosi pada baja tanpa galvanis sebesar 2,49 mmpy dan baja galvanis sebesar 0,67 mmpy. Untuk lingkungan tanpa nilai laju korosi pada baja tanpa galvanis sebesar 0,006 mmpy sedangkan baja galvanis sama sekali tidak mengalami korosi. Baja galvanis memiliki ketahanan korosi yang lebih baik dibandingkan dengan baja tanpa galvanis dengan waktu perendaman selama 360 jam.
No other version available