STUDI LABORATORIUM VARIASI WAKTU PERENDAMAN DAN VARIASI VOLUME ADITIF SCALE INHIBITOR DAUN TEH HIJAU DAN EDTA 2NA TERHADAP REDUKSI SCALE CaCO3
Pembentukan endapan kalsium karbonat (CaCO?) dalam sistem perpipaan produksi migas dapat mengganggu aliran fluida dan menurunkan efisiensi operasi. Penggunaan inhibitor sintetis seperti EDTA 2Na memang terbukti efektif, namun menimbulkan kekhawatiran terhadap dampak lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi volume dan waktu perendaman dari dua jenis inhibitor, yaitu ekstrak daun teh hijau sebagai inhibitor alami dan EDTA 2Na sebagai inhibitor sintetis, terhadap reduksi scale CaCO?, serta membandingkan efektivitas keduanya. Volume inhibitor yang digunakan adalah 10 ml dan 15 ml, dengan waktu perendaman selama 30 dan 60 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan volume dan waktu perendaman berpengaruh signifikan terhadap efektivitas reduksi scale. EDTA 2Na menunjukkan efektivitas tertinggi dengan persentase reduksi sebesar 45,5% pada volume 15 ml dan waktu perendaman 60 menit, sedangkan ekstrak daun teh hijau pada kondisi yang sama hanya mencapai 8,5%. Hal ini mengindikasikan bahwa EDTA 2Na memiliki kemampuan mereduksi scale yang lebih tinggi, namun ekstrak daun teh hijau tetap menunjukkan tren peningkatan efektivitas dan berpotensi sebagai alternatif inhibitor organik yang ramah lingkungan. Kombinasi volume 15 ml dan waktu perendaman 60 menit merupakan parameter paling optimal bagi kedua jenis inhibitor. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi kandungan senyawa aktif dalam ekstrak teh hijau serta menguji efektivitasnya dalam kondisi operasi yang lebih kompleks.
No other version available