Implementasi Algoritma K-Means Clustering Angka Kecukupan Gizi
Angka Kecukupan Gizi (AKG) merupakan standar kebutuhan nutrisi yang digunakan untuk menilai kecukupan konsumsi pangan dalam suatu populasi. Namun, dalam praktiknya, pemenuhan gizi masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan, seperti ketimpangan distribusi pangan, pola makan yang tidak seimbang, serta faktor sosial-ekonomi yang memengaruhi akses terhadap makanan bergizi. Di Indonesia, masalah gizi seperti stunting, gizi kurang, obesitas, dan penyakit terkait pola makan masih menjadi isu kesehatan yang serius. Dalam rangka memahami pola konsumsi gizi dan mengidentifikasi kelompok masyarakat dengan kebutuhan gizi yang serupa, Sebab itu penulis sebagai bagian dari akademisi memikirkan sistem yang diperlukan analisis berbasis data yang lebih mendalami kasus ini. Penulis pun memiliki ide berupa gagasan untuk membuat program Implementasi Algoritma K-Mean Clustering Angka kecukupan Gizi Pangan dari tabel komposisi pangan dari KEMENKES RI (2020) dan menggunakan metode K-Mean Clustering berbasis web. Hasil yang didapatkan melakukan metode ini adalah Euclidean Distance yaitu numerik yang dapat diolah berupa pola pengelompokan suatu banyak data yang sebelum nya teracak menjadi data kelompok yang masing masing memiliki nilai.
No other version available