ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Kedudukan Perjanjian Jual Beli Yang Dibuat Oleh Notaris Terhadap Pembatalan Sertifikat Oleh Pengadilan Di Kota Pekanbaru
Bookmark Share

Art Original

Kedudukan Perjanjian Jual Beli Yang Dibuat Oleh Notaris Terhadap Pembatalan Sertifikat Oleh Pengadilan Di Kota Pekanbaru

Ruswati - Personal Name; Admiral - Personal Name;

Diawali dengan adanya transaksi jual beli Tanah yang menggunakan perjanjian yang disebut dengan Perjanjian Jual Beli (PJB) yang dibuat oleh notaris. Perjanjian pengikatan Jual Beli berada dalam ranah Hukum Perdata dan harus memenuhi syarat sahnya perjanjian sebagaimana Pasal 1320 KUHPerdata. Meskipun mengikat ternyata Perjanjian Jual Beli sendiri masih terdapat celah untuk diingkari dan diabaikan. Penelitian ini mengkaji mengenai Kedudukan Perjanjian Jual Beli yang dibuat oleh Notaris terhadap Pembatalan Sertifikat oleh Pengadilan di Kota Pekanbaru, yakni ketika perjanjian sudah terlaksana akan tetapi sertifikat tanah dibatalkan Pengadilan. Pembeli yang tidak mengetahui adanya permasalahan tanah tersebut dan kemudian melakukan upaya hukum atas kerugian yang dialaminya. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau bahan hukum sekunder sebagai bahan dasar dengan cara mengadakan penelusuran terhadap peraturan khususnya KUHPerdata, tentang Jabatan Notaris, Undang – undang Pokok Agraria, Peraturan Pemerintah tentang Pendaftaran tanah, dan putusan pengadilan. Sebagai pendukung digunakan Pendekatan kasus (case approach) di Kota Pekanbaru, dilakukan dengan cara melakukan telaah terhadap putusan yang berkekuatan hukum tetap. Hasil penelitian menunjukkan Perjanjian Jual Beli mempunyai kekuatan hukum serta mengikat sepanjang memenuhi ketentuan pasal 1320 KUH Perdata, yaitu terdiri dari syarat subyektif dan syarat objektif. Apabila syarat subyektif tidak terpenuhi maka Perjanjian Jual Beli tersebut dapat dibatalkan atau dimohonkan pembatalan. Namun apabila syarat obyektif yang tidak terpenuhi maka perjanjian tersebut batal demi hukum. Upaya hukum yang ditempuh oleh pembeli terhadap pembatalan sertifikat dengan cara litigasi, yakni gugatan melalui Pengadilan Umum sebagaimana Putusan nomor 148/Pdt.G/2019/PN.Pbr.


Availability
#
Ilmu Hukum (fakultas hukum) Location name is not set
ETD0651II
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Hukum 297.273 Rus K
Language
NPM
201010117
Publisher
Ilmu Hukum : Universitas Islam Riau., 2024
Keyword(s)
Kedudukan Perjanjian, Jual Beli, dan Pembatalan Se
Other Information
Petugas
kanti
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?