ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ANALISIS YURIDIS KEDUDUKAN KREDITOR SEPARATIS TERHADAP UPAH PEKERJA DALAM KEPAILITAN DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 37 TAHUN 2004
Bookmark Share

Art Original

ANALISIS YURIDIS KEDUDUKAN KREDITOR SEPARATIS TERHADAP UPAH PEKERJA DALAM KEPAILITAN DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 37 TAHUN 2004

RASYID ANBARI - Personal Name; Zulherman Idris - Personal Name;

Kreditur separatis merupakan kreditur pemegang hak jaminan kebendaan fidusia yang mempunyai hak untuk mengeksekusi seolah-olah tidak terjadi kepailitan guna pemenuhan utangnya. Upah dan hak-hak pekerja seringkali kurang terlindungi dalam proses kepailitan. Hal itu terjadi karena KUHPer, dan UU Kepailitan menempatkan tagihan negara dan pemegang jaminan lebih tinggi kedudukannya dibanding upah pekerja. Dengan kata lain UU Kepailitan mengatur hak pekerja sebagai kreditur preferen umum yang pembayarannya dilakukan setelah kreditur separatis. Hal ini bertentangan dengan UU Cipta Kerja yang mendahulukan kedudukan hak upah pekerja. Masalah penelitian ini adalah Bagaimana Seharusnya Posisi Upah Pekerja Dalam Penyelesaian Perkara Kepailitan Terhadap Kedudukan Kreditor Separatis Dan Bagaimana Pertimbangan Hakim Konstitusi Dalam Menentukan Upah Pekerja Dalam Kedudukan Kreditor Separatis Di Indonesia Metode penelitian yakni penelitian hukum sosiologis atau empiris merupakan penelitian terhadap identifikasi hukum dan efektifitas hukum dalam dinamika sosial kemasyarakatan, dan sifat penelitian ialah deskriptif. Kesimpulannya menyatakan Seharusnya Posisi Upah Pekerja Dalam Penyelesaian Perkara Kepailitan Terhadap Kedudukan Kreditor Separatis adalah tetap harus didahulukan pembayarannya diatas kreditor separatis dikarenakan upah sebagai hak dasar pekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup dan sebagai bentuk perlindungan bagi pekerja yang kehilangan pekerjaan akibat kepailitan perusahaan, hal ini sesuai dengan undang-Undang 13 tahun 2003 ketenagakerjaan telah memberikan perlindungan hak peekrja/pekerja atas upah dalam proses kepailitan yaitu dalam Pasal 95 ayat 4, yang menyatakan bahwa dalam hal perusahaan dinyatakan pailit atau likuidasi, maka upah pekerja/pekerja merupakan hutan yanh didahulukan pembayarannya. Undang-Undang 37 tahun 2004 tentang kepailitan juga telah mengatur perlindungan upah pekerja/pekerja yaitu dalam pasal 39 ayat 2 yang mengatur bahwa upah yang terutang sebelum maupun sesudah putusan pernyataan pailit merupakan utang harta pailit. Pertimbangan Hakim Konstitusi Dalam Menentukan Upah Pekerja Dalam Kedudukan Kreditor Separatis Di Indonesia adalah menetapkan pembayaran upah pekerja didahulukan dibandingkan dengan kreditor separatis yang didasarkan kepada nilai-nilai kemanusiaan dan rasa keadilan dikarenakan secara sosial ekonomi kedudukan pekerja lebih lemah dari pada kreditor separatis, serta upah pekerja merupakan hak konstitusional yang telah dijamin berdasarkan ketentuan Pasal 28D ayat (2) UUD 1945. Namun, berdasarkan prinsip kepailitan pembayaran kewajiban terhadap upah pekerja setelah adanya putusan pernyataan pailit dianggap tidak memberikan keadilan kepada kreditur-kreditur lainnya.


Availability
#
Ilmu Hukum (Fakultas Hukum) Hukum 340.5 Ras a
ETD0652II
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Hukum 340.5 Ras a
Language
Indonesia
NPM
211021001
Publisher
Ilmu Hukum : Universitas Islam Riau., 2025
Keyword(s)
Kedudukan
Kreditor Separatis dan Upah Pekerja
Other Information
Petugas
Ayu Agustina
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?