OPTIMASI WATERFLOODING MENGGUNAKAN METODE TORNADO PADA POLA INVERTED SPOT DI LAPANGAN X DENGAN SOFTWARE TNAVIGATOR
Waterflooding merupakan salah satu metode Enhanced Oil Recovery (EOR) yang banyak digunakan untuk meningkatkan produksi minyak dengan cara menginjeksi air ke dalam reservoir. Teknik ini bertujuan untuk mempertahankan tekanan reservoir serta mendorong minyak menuju sumur produksi. Namun, keberhasilan waterflooding sangat bergantung pada optimasi parameter operasional, seperti laju injeksi, tekanan injeksi, laju alir, serta lokasi sumur injeksi dan produksi. Optimasi parameter ini bertujuan untuk meningkatkan recovery factor sehingga perolehan minyak dapat dimaksimalkan. Dalam penelitian ini, optimasi waterflooding dilakukan menggunakan metode Tornado dengan bantuan perangkat lunak tNavigator, yang dikenal memiliki kemampuan simulasi reservoir yang detail dan efisien. Metode Tornado memungkinkan analisis sensitivitas terhadap berbagai parameter operasional, sehingga dapat diidentifikasi kombinasi parameter terbaik yang memberikan hasil produksi minyak optimal. Beberapa parameter utama yang divariasikan dalam simulasi ini meliputi laju injeksi air, tekanan injeksi, laju alir fluida, serta konfigurasi lokasi sumur injeksi dan produksi. Lapangan X dipilih sebagai objek studi, dengan model reservoir yang dikembangkan berdasarkan data aktual dari lapangan. Simulasi dilakukan dalam beberapa skenario dengan berbagai kombinasi parameter operasional untuk menentukan skenario terbaik yang menghasilkan perolehan minyak optimum dengan efisiensi tinggi. Hasil optimasi kemudian dibandingkan dengan skenario dasar guna mengevaluasi peningkatan performa yang diperoleh melalui pendekatan ini. Dengan adanya optimasi menggunakan metode Tornado, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan efektivitas strategi waterflooding di Lapangan X serta menjadi referensi bagi penerapan teknik serupa di lapangan lainnya.
No other version available