Analisis uji produktivitas sumur panas bumi di PGE hululais dengan pendekatan russel james
PT. Pertamina Geothermal Energy (PGE), anak perusahaan PT. Pertamina (Persero). PGE diberi tugas oleh pemerintah untuk mempercepat program pemanfaatan energi panas bumi di Indonesia. Untuk memenuhi target yang ada, perlu dilakukan pengeboran pada proyek-proyek baru dan pembuatan sumur perbaikan di area yang sudah ada. Ketika sumur panas bumi menyelesaikan tahap pengeborannya, uji produksi perlu dilakukan. Uji produksi dilakukan untuk mengetahui karakteristik sumur berdasarkan laju aliran massa pada variabel wellhead pressure (WHP). Metode pengujian produksi yang dilakukan pada sumur D2 adalah metode lip pressure. Penelitian ini menggunakan metode horizontal lip pressure atau uji sembur datar sesuai dengan yang dilakukan pada sumur D2 lapangan Hululais, potensi sumur dihitung berdasarkan persamaan Russel James. Pemilihan metode uji sembur datar yang dilakukan di lapangan hululais berdasarkan pada keakuratan dalam menentukan kapasitas produksi atau deliverability sumur. Hasil dari perhitungan yang didapatkan menggunakan persamaan russel james pada bukaan trotle valve 10% didapatkan mass flowrate 144,43 T/h, pada bukaan trotle valve 25% didapatkan mass flowrate 247,27 T/h, pada bukaan trotle valve 35% didapatkan mass flowrate 266,08 T/h, pada bukaan trotle valve 50% didapatkan mass flowrate 336,04 T/h, pada bukaan trotle valve 100% didapatkan mass flowrate 438,29 T/h.
No other version available