Art Original
Tinjauan Instalasi Pengolahan Air Limbah (ipal) Di Laboratorium Dasar Universitas Islam Riau
Dalam kehidupan ada persoalan kondisi lingkungan berupa pencemaran, pencemaran tersebut bersal dari sumber air limbah. Air limbah dihasilkan dari cairan sisa air buangan masyarakat, rumah tangga, industri, air tanah, air permukaan, tempat-tempat umum serta buangan lainnya. Laboratorium Dasar Universitas Islam Riau merupakan salah satu bangunan yang menghasilkan limbah cair buangan. Dimana potensi limbah cair ini dapat berdampak pada lingkungan sekitar terutama lingkungan tanah dan air, sehingga perlu diolah terlebih dahulu melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Penelitian bertujuan untuk mengetahui karakteristik limbah cair hasil pengolahan dan menganalisis kapasitas volume daya tampung IPAL di Universitas Islam Riau. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan melakukan pengumpulan data sekunder berupa data jumlah dan jadwal pratikan laboratorium dasar, data hasil uji limbah cair dan SOP IPAL. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan dengan tujuan mendapatkan gambaran terkait kondisi pada IPAL. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik limbah cair tidak memenuhi baku mutu Permen LH No.5 Tahun 2014, yaitu COD (Chemical Oxygen Demand) sebesar 220 mg/l sedangkan untuk karakteristik limbah cair yang memenuhi syarat sebagai berikut : BOD (Biological Oxygen Demand) memenuhi syarat sebesar 0,408 mg/l, TSS (Total Susppended Solid) sebesar 1,040 mg/l dan VSS (Volatile Suspended Solids) sebesar 0,5614 mg/l. Daya tampung IPAL dapat memenuhi limbah cair yang dihasilkan pada setiap jam aktifitas pratikum yang ada dimana daya tampung aktual pada bak penampungan atau ekualisasi sebesar 1,0045 m3, penampungan aktual bak biofilter sebesar 2,0347 m3 dan penampungan bak akhir aktual sebesar 0,249 m3 dengan penampungan aktual tersebut limbah cair yang paling besar dihasilkan sebesar 0,92 m3/hari dan untuk nilai rata-rata limbah cair yang dihasilkan pada pemakaian pratikum selama 5 (lima) hari didapatkan nilai sebesar 2,494 m3/hari yang dapat dinilai mampu/ memenuhi dalam proses pengelolahaan IPAL di Laboratorium Dasar Universitas Islam Riau.
No other version available