Art Original
Pengaruh Penambahan Abu Limbah Pemotongan Kayu Sebagai Pengganti Filler Terhadap Karakteristik Marshall Pada Campuran Asphalt Concrete-binder Course (ac-bc)
Sebagian besar material filler merupakan hasil alam seperti abu batu yang jumlahnya kian terbatas dan mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Untuk itu perlu adanya inovasi dengan menggunakan alternatif bahan pengganti berupa limbah seperti abu serbuk kayu dalam upaya mendapatkan bahan pengganti yang lebih ekonomis dan jumlahnya dilapangan masih banyak. Pengolahan limbah abu serbuk kayu ini, diharapkan dapat menjadi solusi yang baik bagi lingkungan, yang mana sampai saat ini limbah abu serbuk kayu, belum dapat dimanfaatkan dengan optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengunaan filler abu limbah pemotongan kayu dalam campuran AC-BC. Penelitian ini dilakukan menggunakan Spesifikasi Bina Marga 2018 dan menggunakan metode Marshall Test. Persentase penggunaan abu limbah pemotongan kayu yaitu 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40%. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kadar aspal optimum yaitu 5,8%. Semakin besar campuran komposisi filler abu limbah pemotongan kayu, maka nilai VMA dan VIM semakin rendah, sedangkan pada nilai VFA semakin tinggi. Untuk nilai VMA, VFA dan Stabilitas masih memenuhi persyartan Spesifikasi Bina Marga 2018. Pada nilai VIM dan flow mengalami kenaikan dan penurunan pada setiap variasi abu kayu kulim yang dicampurkan. Untuk nilai stabilitas pada variasi 0% dan 10% campuran abu kayu kulim, mengalami kenaikan dari 1815,261 – 1863,761Kg, namun pada variasi 20% - 40% mengalami penurunan dari 1551,979 – 1281,768Kg tetapi masih memenuhi persyaratan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Pada nilai flow pada variasi 0% dan 10% mengalami kenaikan dari 3,20 – 3,87mm, namun pada variasi 20% - 40% juga mengalami kenaikan yang melawati batas maksimum Spesifikasi Bina Marga 2018 dari 4,03 – 4,70mm. Pada semua komposisi filler abu kayu kulim yang digunakan, hanya pada variasi 0% dan 10% abu kayu kulim yang memenuhi persyaratan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Sedangkan untuk komposisi maksimum dari campuran filler abu kayu kulim didapat pada variasi 10% abu kayu kulim dengan nilai VMA sebesar 16,995%, VIM sebesar 3,891%, VFA sebesar 77,102%, Stabilitas sebesar 1863,761 Kg dan Flow 3,87 mm.
No other version available