Art Original
Analisa Perbandingan Uji Thermal Dan Reologi Pada Polimer Sintetis Qr-1 Dan Ql-2 Terhadap Fluida Reservoir Pada Sumur X Dilapangan Hulu Rokan Rantau
Hasil produksi dapat mengalami penurunan yang disebabkan oleh sumur yang sudah lama berproduksi tidak lagi mampu mengangkat minyak ke permukaan menggunakan cara primer dan sekunder. Banyaknya minyak yang tersisa di dalam reservoir disebabkan karena adanya daerah penyempitan pori-pori batuan yang mengakibatkan minyak terperangkap di dalamnya. Upaya yang bisa dilakukan untuk mengurangi sisa minyak dalam reservoir dapat dilakukan dengan menerapkan metode Enhanced oil recovery (EOR). Enhanced oil recovery (EOR) merupakan tahap produksi minyak yang digunakan untuk menaikkan jumlah hidrokarbon yang diperoleh dari dari suatu lapangan. Polimer yang biasa digunakan terbagi menjadi polimer sintetis dan biopolimer. Pada penelitian ini menggunakan polimer sintetis QR-1 dan QL-2 atau polimer superabsorbent yang berasal dari Nuoer Biological Company yang terletak di yellow river delta, China. Tujuan dari penelitian ini untuk meng-screening kedua polimer tersebut dengan berbagai konsentrasi polimer dan berbagai konsentrasi salinitas air formasi dalam skala laboratorium. Parameter yang diuji pada penelitian ini yaitu kompabilitas, densitas, viskositas, shear rate dan thermal stability. Hasil yang didapatkan pada pengujian tersebut ialah pada polimer QR-01 tidak adanya gumpalan pada masing masing konsentrasi, sedangkan pada polimer Ql-02 adanya gumpalan seperti koloid dan pasir pada konsentrasi salinitas 20.000 ppm. Pada pengujian viskositas, nilai viskositas mengalami kenaikan seiring dengan peningkatan konsentrasi polimer. Polimer dengan konsentrasi 6000 ppm memiliki nilai viskositas tertinggi yaitu 2.54 cP. Nilai viskositas mengalami penurunan yang tidak signifikan seiring dengan peningkatan nilai salinitas, shear rate dan uji thermal stability.
No other version available