ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Analisis Penyebab Tingginya Angka Perceraian Di Wilayah Hukum Pengadilan Agama Pasir Pengaraian
Bookmark Share

Art Original

Analisis Penyebab Tingginya Angka Perceraian Di Wilayah Hukum Pengadilan Agama Pasir Pengaraian

Muhammad Fathul Razin - Personal Name; Desi Apriani - Personal Name;

Tingginya angka perceraian di Indonesia, termasuk di wilayah Pengadilan Agama Pasir Pengaraian, menjadi permasalahan sosial yang kompleks dan memerlukan perhatian serius. Perceraian bukan hanya berdampak pada pasangan suami istri, tetapi juga berdampak luas terhadap anak, keluarga besar, serta stabilitas sosial masyarakat. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini difokuskan untuk menjawab dua rumusan masalah utama: (1) Apa saja faktor yang menyebabkan tingginya angka perceraian di Pengadilan Agama Pasir Pengaraian? dan (2) Bagaimana pelaksanaan peran pemerintah dalam mengatasi tingginya angka perceraian di wilayah tersebut? Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui studi pustaka dan wawancara langsung dengan Hakim Pengadilan Agama Pasir Pengaraian, Panitera Muda Hukum, serta pihak BP4. Teknik analisis data dilakukan dengan mengkaji peraturan perundang-undangan, dokumen hukum, dan hasil wawancara secara triangulatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab perceraian adalah permasalahan ekonomi, perselisihan terus-menerus, penelantaran, perilaku menyimpang seperti mabuk dan berjudi, serta kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Meskipun pemerintah melalui BP4 dan Pengadilan Agama telah menjalankan mediasi dan pembinaan, efektivitasnya masih rendah karena tingginya keinginan pribadi untuk bercerai dan minimnya kesadaran pasangan untuk mempertahankan rumah tangga. Dengan demikian, dibutuhkan pendekatan yang lebih komprehensif, termasuk penguatan pendidikan pranikah dan keterlibatan tokoh masyarakat dalam proses mediasi.


Availability
#
Ilmu Hukum (Fakultas Hukum) Hukum 346.01 Muh A
252445
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
-
Language
Indonesia
NPM
211010549
Publisher
Ilmu Hukum : Universitas Islam Riau., 2025
Keyword(s)
Kata Kunci: Perceraian, Pengadilan Agama, Faktor P
Other Information
Petugas
Nada
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?