Art Original
Sistem Budidaya Jamur Tiram Berbasis Internet Of Things
Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) merupakan komoditas agribisnis bernilai ekonomi tinggi dengan manfaat kesehatan, seperti mengatasi kolesterol, kanker, dan AIDS. Budidaya jamur tiram membutuhkan pengendalian suhu, kelembapan, kadar karbon dioksida (CO?), dan intensitas cahaya untuk pertumbuhan optimal, namun pengelolaan manual sering kali tidak efisien. Penelitian ini bertujuan merancang sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu memantau parameter lingkungan secara real-time menggunakan sensor DHT22, MQ-135, dan LDR yang terintegrasi dengan mikrokontroler. Data lingkungan ditampilkan melalui platform berbasis web dan aplikasi Telegram, memungkinkan pemantauan kondisi secara efisien serta notifikasi otomatis saat terjadi perubahan signifikan. Hasil pengujian menunjukkan sistem dapat bekerja optimal dalam mengontrol parameter lingkungan dengan hasil pengukuran yang konsisten dan akurat. Pengujian Black Box membuktikan integrasi hardware dan software berjalan sesuai harapan, sementara perbandingan pertumbuhan jamur dengan metode manual menunjukkan hasil lebih optimal dengan sistem IoT. Sistem ini berkontribusi dalam meningkatkan kualitas panen, efisiensi, dan kemudahan pengelolaan budidaya jamur tiram serta menjadi referensi penerapan teknologi IoT di sektor agrikultur.
No other version available