ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Penerapan Eksekusi Objek Jaminan Fidusia Berdasarkan Putusan Mk No. 2/puu-xix/2021 Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Pekanbaru
Bookmark Share

Art Original

Penerapan Eksekusi Objek Jaminan Fidusia Berdasarkan Putusan Mk No. 2/puu-xix/2021 Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Pekanbaru

Eyga Sintarima Sinaga - Personal Name; Rosyidi Hamzah - Personal Name;

Penerapan eksekusi objek jaminan fidusia mengalami perubahan signifikan setelah terbitnya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 2/PUU-XIX-2021, yang menegaskan bahwa eksekusi hanya dapat dilakukan jika debitur secara sukarela mengakui wanprestasi dan menyerahkan objek jaminan. Jika tidak ada kesepakatan antara kreditur dan debitur, maka eksekusi harus melalui Pengadilan Negeri. Perubahan ini menimbulkan tantangan dalam praktik eksekusi, terutama bagi kreditur yang sebelumnya dapat melakukan eksekusi langsung. Adapun dalam penelitian ini berfokus pada permasalahan yang akan dibahas yaitu: bagaimana penerapan eksekusi objek jaminan fidusia berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi Tahun 2021 di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Pekanbaru, dan yang kedua bagaimana permasalahan eksekusi objek jaminan fidusia di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Pekanbaru. Penelitian hukum ini menggunakan metode penelitian sosiologis empiris, yakni mengkaji kondisi nyata terjadi di masyarakat melalui wawancara dan dokumentasi dengan pihak terkait, seperti ketua Pengadilan Negeri Pekanbaru, lembaga pembiayaan, dan debitur. Kemudian hasil dari penelitian ini yaitu, dalam penerapan eksekusi objek jaminan fidusia di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Pekanbaru ini masih terkendala, terutama pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 2/PUUXIX/2021 yang mewajibkan eksekusi melalui pengadilan. Namun, masih saja beberapa kreditur yang melakukan eksekusi secara sepihak dengan bantuan pihak ketiga atau debt collector, serta permasalahan dalam eksekusi objek jaminan fidusia ini ketidaksiapan debitur menyerahkan objek jaminan secara suka rela, intimidasi oleh debt collector, kurangnya koordinasi antara pihak terkait, pemindahan atau perubahan identitas objek jaminan oleh debitur, dan eksekusi melalui pengadilan dianggap tidak efisien dan mahal, sehingga diperlukan pengawasan, sosialisasi, dan mekanisme eksekusi yang lebih efektif.


Availability
#
Ilmu Hukum (Fakultas Hukum) Hukum 342.04 Eyg P
252470
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
-
Language
Indonesia
NPM
211010497
Publisher
Ilmu Hukum : Universitas Islam Riau., 2025
Keyword(s)
Kata Kunci: Eksekusi, Objek, Jaminan Fidusia.
Other Information
Petugas
Nada
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?