Art Original
Analisis Integrasi TPACK dalam Penyusunan Modul Ajar pada Calon guru Pendidikan Matematika Universitas Islam Riau
Penelitian ini dilakukan karena rendahnya integrasi teknologi dalam perangkat pembelajaran yang disusun oleh calon guru Pendidikan Matematika UIR, padahal kemampuan mengintegrasikan teknologi sangat penting untuk menciptakan pembelajaran yang relevan di era Revolusi Industri 5.0. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan integrasi TPACK (Technological Pedagogical And Content Knowledge) dalam penyusunan modul ajar pada calon guru pendidikan matematika. Jenis penelitian ini merupakan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi berupa studi dokumentasi 41 modul ajar buatan calon guru pendidikan matematika UIR pada mata kuliah microteaching serta menggunakan teknik wawancara untuk mengetahui lebih dalam pengetahuan mahasiswa. Data yang digunakan dalam penelitian adalah kemampuan mengintegrasi teknologi dalam TPACK calon guru yang mencakup tentang TK (Technological Knowledge), PK (Pedagogical Knowledge), CK (Content Knowledge), TPK (Technological Pedagogical Knowledge), TCK (Technological Content Knowledge), PCK (Pedagogical Content Knowledge), dan TPCK (Technological Pedagogical Content knowledge).Penelitian ini menggunakan teknik analisis data kuantitatif, yaitu analisis data statistika deskriptif. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa, TK calon guru (29,8%) termasuk kategori rendah, PK calon guru (59%) termasuk kategori sedang, CK calon guru (53,6%) termasuk dalam kategori sedang, TPK calon guru (7,3 %) tergolong sangat rendah, TCK calon guru (4,8%) termasuk kategori sangat rendah, PCK calon guru (63,4%) dalam kategori tinggi, dan TPACK calon guru (19,9%) tergolong sangat rendah. Penelitian ini penting dilakukan sebagai dasar bagi pengembangan program pelatihan dan kurikulum yang lebih menekankan pada integrasi TPACK, sehingga calon guru dapat merancang pembelajaran yang inovatif, memanfaatkan teknologi secara maksimal, dan meningkatkan kualitas pendidikan matematika ke depan. Dampak dari penelitian ini diharapkan mendorong perguruan tinggi dan pihak terkait untuk memperkuat pelatihan TPACK, sehingga lulusan mampu menghasilkan perangkat pembelajaran yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan zaman.
No other version available