Game Edukasi Pengenalan dan Kesadaran Rambu Lalu Lintas Berbasis Android (Studi Kasus: Komunitas Motor Speed Is Peace Pekanbaru)
Tingginya angka ketidakpatuhan pengguna jalan terhadap rambu lalu lintas menjadi salah satu faktor utama penyebab meningkatnya kecelakaan dan kemacetan lalu lintas di Indonesia. Berdasarkan data Korlantas Polri, pada tahun 2023 tercatat sebanyak 152.000 kasus kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan 27.000 korban jiwa. Permasalahan yang dihadapi oleh Komunitas Motor Speed Is Peace (MSIP) Pekanbaru adalah rendahnya pemahaman mengenai rambu lalu lintas, yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas. Untuk mengatasi hal tersebut, dikembangkan aplikasi game edukasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran anggota komunitas terhadap rambu lalu lintas, sekaligus menjadi media alternatif dalam mengurangi risiko pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya. Game edukasi yang diberi nama RoadWise ini terdiri dari empat mode permainan, yaitu mencocokkan nama rambu, mobil rambu 3D, kuis gambar rambu, dan kuis nama rambu. Pengembangan game dilakukan menggunakan metode Game Development Life Cycle (GDLC) dengan software Unity 3D, serta ditujukan untuk platform Android. Pengujian fungsionalitas melalui black box testing menunjukkan bahwa seluruh 54 skenario uji berhasil dijalankan tanpa kesalahan. Selanjutnya, pengujian pre-test dan post-test terhadap 20 responden menggunakan metode Wilcoxon Signed-Rank Test menghasilkan nilai Z = -3,833 dengan Sig. < 0,001, yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman secara signifikan setelah penggunaan game.Selain itu, User Acceptance Test (UAT) yang dilakukan oleh Bripka Rifa Yuliardi dari Ditlantas Polda Riau memperoleh tingkat penerimaan sebesar 90%, menandakan bahwa aplikasi sesuai dengan kebutuhan pengguna dan layak digunakan. Sementara itu, hasil System Usability Scale (SUS) dengan 20 responden menunjukkan skor 60%, yang mengindikasikan bahwa aplikasi cukup mudah digunakan. Dengan demikian, game edukasi RoadWise dapat dijadikan sebagai media pembelajaran interaktif alternatif yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran terhadap rambu lalu lintas.
No other version available