Evaluasi Kebijakan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Penanganan Kekerasan Anak Di Kota PekanBaru
penelitian ini untuk mengevaluasi kebijakan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat dalam penanganan kekerasan anak di Kota Pekanbaru beserta faktor penghambatnya. Metode penelitian ini kualitatif, dengan melakukan wawancara kepada informan terpilih dan hasilnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Berbagai upaya dalam penanganan kekerasan terhadap anak telah dilakukan, termasuk penerbitan kebijakan perlindungan anak sebagai respons terhadap kasus-kasus kekerasan yang masih terjadi. Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan perlindungan dan pendampingan yang memadai bagi anak-anak korban kekerasan. Meskipun demikian, evaluasi terhadap implementasi kebijakan ini menunjukkan beberapa temuan penting. Pertama, masih ada kurangnya kesadaran dan ketidakberanian korban untuk melapor, serta sosialisasi yang belum merata, sehingga pengetahuan masyarakat tentang kebijakan ini terbatas. Kedua, meskipun SOP telah diimplementasikan dengan baik dan konsistensi petugas terjaga, masih terdapat kendala terkait kualitas staf dan keterbatasan anggaran yang menghambat efektivitas penanganan kasus. Langkah-langkah lebih lanjut perlu dipertimbangkan untuk meningkatkan efektivitas dan jangkauan perlindungan terhadap anak di Kota Pekanbaru. 2) Faktor penghambat terdiri dari kurangnya sosialisasi kebijakan, dan kurang aktifnya partisipasi masyarakat dalam mendukung penanganan kekerasan terhadap anak.
No other version available