Art Original
Kemampuan Berpikir Kritis Berdasarkan Gender Dalam Pembelajaran Biologi SMAN Tahun Ajaran 2024/2025
Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki peserta didik sebagai modal dalam menghadapi perkembangan teknologi dan globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis peserta didik berdasarkan gender dalam pembelajaran biologi pada materi sistem gerak manusia di SMAN 5 Pekanbaru, SMAN 12 Pekanbaru, dan SMAN 15 Pekanbaru tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Sampel pada penelitian ini sebanyak 428 peserta didik. Instrumen yang digunakan berupa soal berbentuk pilihan ganda dan essay yang sudah divalidasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian yaitu pada SMAN 5 Pekanbaru, peserta didik laki-laki memperoleh dengan rata-rata persentase 56,24% dengan kategori sedang, sedangkan peserta didik perempuan memperoleh 65,7% dengan kategori tinggi. Pada SMAN 12 Pekanbaru, peserta didik laki-laki memperoleh 52,12% dengan kategori sedang, sedangkan peserta didik perempuan memperoleh 56,26% dengan kategori sedang. Pada SMAN 15 Pekanbaru, peserta didik laki-laki memperoleh 55,92% dengan kategori sedang, sedangkan peserta didik perempuan memperoleh 62,32% dengan kategori tinggi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kemampuan berpikir kritis peserta didik perempuan lebih tinggi dengan rata-rata 61,42% dibandingkan peserta didik laki-laki yang memiliki rata-rata 51,87%.
No other version available