Art Original
Pengaruh Ph Larutan Dan Penambahan Inhibitor Ekstrak Daun Ketapang Terhadap Korosi Pada Baja Karbon Rendah
Baja karbon rendah merupakan baja yang memiliki kandungan karbon yang relatif rendah, biasanya kurang dari 0,3% berat. Masalah terbesar menggunakan baja karbon adalah korosi, yang mampu mempengaruhi umur pakainya. Cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi laju korosi adalah dengan menambahkan inhibitor. Inhibitor bisa dibuat dari bahan alami yang mudah didapatkan, misalnya daun ketapang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pH larutan serta penambahan inhibitor ekstrak daun ketapang terhadap korosi pada baja karbon rendah. Penelitian ini menggunakan baja ASTM A36 dengan variasi media HCl pH 1, HCl pH 3 dan H2O pH 7. Dengan perendaman selama 6 jam , 12 jam dan 912 jam. Variasi inhibitor ekstrak daun ketapang yang digunakan adalah 1000 ppm, 2000 ppm dan 3000 ppm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inhibitor mampu mengurangi laju korosi, efisiensi inhibitor tertinggi pada inhibitor konsentrasi 3000 ppm yaitu 69,478 %. Laju korosi terendah pada perendaman selama 912 jam dalam media air dengan konsentrasi inhibitor 3000 ppm yaitu 0,061 mm/y, perendaman selama 912 jam pada dengan konsentrasi inhibitor 2000 ppm yaitu 0,100 mm/y, perendaman selama 912 jam pada air dengan konsentrasi inhibitor 1000 ppm yaitu 0,122 mm/y. Laju korosi di pH 7 lebih rendah dibandingkan pH 1 dan pH 3 karena pada pH rendah (dengan konsentrasi ion ? +tinggi), reaksi reduksi ion ? +menjadi gas hidrogen berlangsung lebih cepat, sehingga reaksi oksidasi logam untuk menyuplai elektron untuk reaksi tersebut juga meningkat, yang pada akhirnya mempercepat proses korosi.
No other version available