Art Original
Analisis Framing Pemberitaan Rumor Isu Pencalonan Kaeasang Pangarep Pada Pilkada Dki Jakarta 2024 Di Media Online Kompas.com
ABSTRAK Analisis Framing Pemberitaan Rumor Isu Pencalonan Kaeasang Pangarep Pada Pilkada Dki Jakarta 2024 Di Media Online Kompas.Com Wendi Aditya Simatupang 210110318 Penelitian ini bertujuan untuk melihat pembingkaian (Framing) dalam pemberitaan Rumor Isu Pencalonan Kaesang Pangarep pada Pilkada DKI Jakarta tahun 2024 pada media online Kompas.com. Pada pemberitaan tersebut Kompas.com memberitakan mengenai rumor isu pencalonan Kaesang Pangarep yang berkemungkinan maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta pada tahun 2024. Rumor isu pencalonan Kaesang Pangarep tersebut mengundang kontroversi dan mendapatkan perhatian dari publik imbas perubahan aturan batas usia kepala daerah yang dikeluarkan oleh MA. Dari masalah diatas peneliti mencoba meneliti pembingkaian yang dilakukan oleh media online Kompas.com pada kurun waktu 3-7 Juni 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis framing model Pan dan Kosicki, yang terdiri dari struktur sintaksis yaitu bagaimana wartawan skrip, tematik, dan retoris. Hasil penelitian menunjukkan Kompas.com cenderung membingkai isu pencalonan Kaesang dalam: 1. konteks dinasti politik dan intervensi kekuasaan, Media ini secara konsisten mengaitkan pencalonan Kaesang dengan statusnya sebagai "putra bungsu Presiden Jokowi", 2. Menyoroti Perubahan aturan MA yang membuka peluang bagi Kaesang untuk maju dalam Pilkada, 3. Tema ketergantungan Kaesang pada faktor eksternal, Politik dinasti, dan intervensi kekuasaan menjadikan benang merah dan menghubungkan kelima berita.
No other version available