Art Original
Fungsi Tuturan Ekspresif Dalam Film Ngeri-ngeri Sedap Sutradara Bene Dion
Tuturan ekspresif selain digunakan pada komunikasi secara langsung
antara individu dengan yang lainnya ternyata juga terdapat dalam film
pada dialog-dialog antartokoh. Dialog ataupun tuturan antartokoh di
dalam film tersebut didasarkan pada komunikasi di dunia nyata, yaitu
bentuk komunikasi yang umumnya terjadi antara penutur dan lawan
tutur. Kemudian, film Ngeri-Ngeri Sedap banyak memunculkan tuturan
yang mengungkapkan sikap psikologis tokoh. Film dapat dijadikan
sebagai media untuk mengutarakan fungsi-fungsi tindak tutur, seperti
tindak tutur ekspresif. Tujuan penelitian ini, ialah: mendeskripsikan
permasalahan dan menganalisis data dengan jelas tentang fungsi tindak
tutur ekspresif pada dialog antartokoh dalam film Ngeri-Ngeri Sedap
sutradara Bene Dion. Hasil penelitian dimanfaatkan untuk
mengembangkan ilmu bahasa dan juga memperbanyak bacaan yang
berhubungan dengan tuturan ekspresif dalam bidang kajian pragmatik,
sehingga dapat menunjang pustaka acuan pada penelitian berikutnya.
Teori yang digunakan ialah fungsi tuturan ekspresif yang dikemukakan
oleh Searle. Pendekatan yang digunakan ialah pendekatan kualitatif
dengan metode analisis isi. Data pada penelitian ini berupa data verbal
(lisan) atau seluruh tuturan dalam dialog yang dituturkan oleh tokoh
dalam film Ngeri-Ngeri Sedap sutradara Bene Dion. Sumber data dalam
penelitian ini ialah film Ngeri-Ngeri Sedap sutradara Bene Dion.
Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa mengobservasi,
menyimak, dan mencatat. Teknik analisis data yang digunakan sejalan
dengan metode yaitu konten analisis atau analisis isi yang bersifat
deksriptif. Dari penelitian yang telah dilakukan, ditemukan 75 tuturan
yang teridentifikasi fungsi tuturan ekspresif. Fungsi tuturan ekspresif
yang ditemukan berupa fungsi tuturan memuji, meminta maaf,
mengucapkan terima kasih, mengkritik, mengeluh, menyalahkan, dan
menyanjung.
No other version available