Art Original
Perbandingan Efisiensi Perlindungan Korosi Pada Baja Galvanis Dan Baja Karbon A-36 Dengan Penambahan Inhibitor
Baja galvanis merupakan baja lapis seng (Zn) yang mengandung bahan seng dengan tingkat kemurnian tinggi (99,7%) ditambah dengan sejumlah timah hitam dan aluminium dalam jumlah tertentu diproses dengan kondisi bebas oksidasi sehingga menghasilkan baja lapis seng dengan kualitas yang handal. Ada berbagai cara yang telah dilakukan untuk mengurangi laju korosi pada logam, salah satunya dengan penambahan inhibitor korosi. Pohon jambu biji merupakan salah satu jenis tumbuhan yang dapat digunakan sebagai inhibitor korosi karena mengandung tanin pada daunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh inhibitor pada laju korosi dalam media air gambut. Metode pengukuran laju korosi yang digunakan adalah metode kehilangan berat. Material yang menjadi objek pada penelitian ini adalah baja galvanis dan baja karbon A-36 yang diberikan inhibitor bervariasi yaitu 7%, 9%, 11% dan dilakukan perendaman selama 25 hari. Hasil penelitian dari baja galvanis dan baja karbon A-36 dalam media air gambut dan penambahan ekstrak daun jambu biji sebagai inhibitor bahwa inhibitor sangat berpengaruh pada laju korosi, dapat dilihat pada nilai laju korosi terendah pada baja galvanis sebesar 0,045 mm/y dengan konsentrasi inhibitor sebesar 9% dan nilai laju korosi terendah baja karbon A-36 sebesar 0,076 mm/y dengan konsentrasi inhibitor sebesar 11%
No other version available