Art Original
Pengaruh Keberadaan Desa Wisata Cemaga Tengah Terhadap Perubahan Penggunaan Lahan, Sosial Dan Ekonomi Masyarakat Kecamatan Bunguran Selatan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau
Objek wisata Batu Kasah merupuakan salah satu wisata geosite Kabupaten Natuna yang terletak di wilayah Desa Wisata Cemaga Tengah, Kecamatan Bunguran Selatan Kabupaten Natuna. Pantai Batu Kasah ini juga memiliki panorama alam yang dihiasi oleh batu batu granit yang menghiasi bibir pantai yang membuat pantai Batu Kasah ini sebagai daya tarik bagi wisatawan lokal, nasional, maupun internasional. Tujuan dari penelitian ini adalah teridentifikasinya pengaruh keberadaan Desa Wisata Cemaga Tengah terhadap perubahan penggunaan lahan Kecamatan Bunguran Selatan, teridentifikasinya pengaruh keberadaan Desa Wisata Cemaga Tengah terhadap sosial masyarakat Kecamatan Bunguran Selatan, dan teridentifikasinya pengaruh keberadaan Desa Wisata Cemaga Tengah terhadap ekonomi masyarakat Kecamatan Bunguran Selatan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif melalui analisis overlay untuk mengetahui pengaruh keberadaan Desa Wisata Cemaga Tengah terhadap perubahan penggunaan lahan dan analisis regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh keberadaan Desa Wisata Cemaga Tengah terhadap sosial dan ekonomi masyarakat Kecamatan Bunguran Selatan. Dalam penelitian ini yang menjadi sampel adalah Kepala Keluarga (KK) Desa Cemaga Tengah dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 106 orang. Dari hasil analisis yang telah dilakukan, kategorisasi tingkat pengaruh keberadaan desa wisata Cemaga Tengah terhadap perubahan penggunaan lahan pada peringkat pertama yaitu adanya desa wisata Cemaga Tengah terdapat perubahan lahan dari lahan kosong menjadi lahan bangunan (rumah, hotel/wisma, kawasan perdagangan dan jasa) dengan nilai mean sebesar 3,87 dan berada di peringkat I. Kategorisasi tingkat pengaruh keberadaan desa wisata Cemaga Tengah terhadap perubahan sosial dari variabel hubungan interaksi (X1) kategorisasi pada peringkat pertama yaitu ramah tamah yang ditunjukkan oleh masyarakat setempat dihargai oleh wisatawan dengan nilai mean sebesar 4,05 dan berada di peringkat I, variabel pengenalan budaya (X2) kategorisasi pada peringkat pertama yaitu budaya yang dibawakan oleh masyarakat setempat dapat diterima oleh wisatawan dengan nilai mean sebesar 3,93 dan berada di peringkat I, variabel pengetahuan dan wawasan (X3) kategorisasi pada peringkat pertama yaitu destinasi wisata yang disampaikan oleh masyarakat setempat menjadikan sumber referensi kunjungan wisatawan dengan nilai mean sebesar 4,15 dan berada pada peringkat I, variabel gaya hidup masyarakat setempat (X4) kategorisasi pada peringkat pertama yaitu desa wisata yang ada di desa wisata Cemaga Tengah memberikan perubahan gaya hidup masyarakat setempat kearah lebih modern dengan nilai mean sebesar 4,06 dan berada di peringkat I. Kategorisasi tingkat pengaruh keberadaan desa wisata Cemaga Tengah terhadap perubahan ekonomi masyarakat dari variabel hubungan interaksi (X1) kategorisasi pada peringkat pertama yaitu adanya desa wisata Cemaga Tengah memberikan pendapatan masyarakat menjadi meningkat dengan nilai mean sebesar 4,17 dan berada di peringkat I. Dari variabel lapangan pekerjaan (X2) kategorisasi pada peringkat pertama yaitu adanya desa wista Cemaga Tengah memberikan lapangan pekerjaan yang terbuka bagi masyarakat setempat dengan nilai mean sebesar 4,14 dan berada di peringkat I. Dari variabel pertumbuhan ekonomi daerah setempat (X3) kategorisasi pada peringkat pertama yaitu adanya desa wisata Cemaga Tengah menjadikan wilayah sekitar menjadi lebih dikenal oleh masyarakat luas dengan nilai mean sebesar 4,64 dan berada di peringkat I. Dari variabel pertumbuhan industri dan jasa (X4) kategorisasi pada peringkat pertama yaitu adanya desa wisata Cemaga Tengah membuat produk local lebih dikenal oleh wisatawan dan masyarakat luas dengan nilai mean sebesar 4,50 dan berada di peringkat I.
No other version available