Art Original
Strategi pengembangan cagar budaya oleh dinas kebudayaan dan pariwisata kabupaten kuantan singingi
Strategi pengembangan cagar budaya menjadi langkah penting dalam upaya pelestarian warisan sejarah di Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pengembangan cagar budaya yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang terkait langsung dalam bidang kebudayaan dan pariwisata. Strategi pengembangan cagar budaya merupakan langkah penting dalam pelestarian warisan Sejarah di Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi yang diterapkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kuantan Singingi melalui lima indikator utama. Indikator pertama, Attraction (Daya Tarik), mencakup keberagaman dan kondisi fisik cagar budaya, yang menunjukkan potensi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Indikator kedua, Accessibility (Aksesibilitas), meliputi infrastruktur transportasi serta petunjuk arah dan informasi, yang penting untuk memudahkan akses pengunjung. Indikator ketiga, Amenities (Sarana dan Prasarana), menilai fasilitas pengunjung dan layanan keamanan, yang berperan dalam pengalaman wisatawan. Indikator keempat, Ancillary (Layanan Tambahan), mencakup peran pemandu wisata dan transportasi lokal dalam mendukung kunjungan. Indikator kelima, Institutions (Kelembagaan), terkait dengan kepemimpinan, manajemen, serta kebijakan dan regulasi yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun strategi yang ada sudah baik, masih terdapat tantangan seperti keterbatasan anggaran dan kesadaran masyarakat yang rendah. Oleh karena itu, penguatan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait sangat diperlukan untuk memastikan keberlanjutan pelestarian cagar budaya. Kata Kunci: Strategi, Cagar Budaya, Pelestarian,(Attraction) Daya Tarik, (Accessibility) Aksesibilitas, (Amenities) Amenitas, (Institutions) Kelembagaan.
No other version available