Art Original
PENGARUH METODE TILAWATI TERHADAP KEFASIHAN SANTRI DALAM MEMBACA AL-QUR’AN DI PONDOK PESANTREN AL-AMIEN DESA SIPAHO
Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan kefasihan santri dalam membaca Al-Qur’an di Pondok Pesantren Al-Amien Desa Sipaho. Salah satu permasalahan yang ada yaitu terdapat sebagian santri yang kurang memahami huruf arab, metode yang digunakan dalam pembelajaran, kurangnya latihan, sulitnya dalam mengingat kaidah tajwid. sementara guru telah memberikan penjelasan sebaik dan semaksimal mungkin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; Tingkat metode tilawati di Pondok Pesantren Al-Amien Desa Sipaho, Tingkat kefasihan santri kelas VIII dalam membaca Al-Qur’an di Pondok Pesantren Al-Amien Desa Sipaho, dan pengaruh metode tilawati terhadap kefasihan santri kelas VIII dalam membaca Al-Qur’an di Pondok Pesantren Al-Amien Desa Sipaho. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Populasi yang digunakan berjumlah 26 santri, dengan teknik sampling jenuh yang menggunakan seluruh populasi sebagai sampel. Cara untuk mengumpulkan data dengan menggunakan angket dan dokumentasi serta teknik analisis data uji normalitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; tingkat metode tilawati (variabel X) pada santri kelas VIII di Pondok Pesantren Al-Amien Desa Sipaho sebesar 0,801 atau 80,1% dengan kategori baik; kemudian tingkat kefasihan santri kelas VIII dalam membaca Al-Qur’an di Pondok Pesantren Al-Amien Desa Sipaho sebesar 0,8453 atau 84,53% dengan kategori sangat baik; dan terdapat pengaruh metode tilawati terhadap kefasihan santri kelas VIII dalam membaca Al-Qur’an dengan nilai probabilitas 0,006 yang lebih kecil dari nilai signifikansi 0,05, dapat dikatakan bahwa hipotesis yang menyatakan terdapat pengaruh metode tilawati terhadap kefasihan santri kelas VIII dalam membaca Al-Qur’an di Pondok Pesantren Al-Amien Desa Sipaho adalah diterima. Apabila metode tilawati ditingkatkan 1% dengan baik maka diprediksi akan sangat efektif dalam meningkatkan kefasihan membaca Al-Qur'an sebesar 510 (X). Sebaliknya apabila terdapat penurunan metode tilawati dalam pembelajaran sebesar 1%, maka kefasihan membaca Al-Qur'an juga diprediksi akan menurun sebesar 510.
No other version available