Art Original
Upaya Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Kedisiplinan Santri Shalat Berjamaah di Pondok Pesantren Darul Ulum Kubang Raya Pekanbaru
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis upaya guru Fiqih dalam membentuk kedisiplinan santri dalam melaksanakan ibadah shalat berjamaah di Pondok Pesantren Darul Ulum Kubang Raya Pekanbaru. Shalat berjamaah dipandang sebagai sarana penting dalam menanamkan nilai-nilai disiplin, membentuk karakter religius, serta memperkuat tanggung jawab spiritual santri. Meskipun kegiatan ini telah menjadi rutinitas pesantren, masih dijumpai santri yang kurang disiplin dalam hal ketepatan waktu, kehadiran, dan kekhusyukan.Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru Fiqih, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Fiqih memainkan peran kunci dalam membina kedisiplinan santri melalui empat strategi utama: pembiasaan shalat secara berjamaah, keteladanan dalam perilaku ibadah, penyadaran melalui ta’lim harian dan ceramah agama, serta pengawasan disipliner berupa absensi dan sanksi edukatif. Sanksi yang diberikan bersifat mendidik, bukan menghukum, dengan tujuan membangun kesadaran spiritual secara berkelanjutan.Upaya-upaya tersebut terbukti efektif dalam meningkatkan kedisiplinan santri, yang terlihat dari meningkatnya partisipasi mereka dalam shalat berjamaah secara tepat waktu dan lebih khusyuk. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pembinaan disiplin spiritual santri sangat bergantung pada keterlibatan aktif guru Fiqih, baik sebagai pendidik, pembimbing, maupun teladan, dengan pendekatan yang religius, humanis, dan berkesinambungan.
No other version available