Text
Methyl Ester Sulfonate: An Anionic Biosurfactant For Enhanced Oil Recovery In Harsh Condition
Enhanced Oil Recovery (EOR) adalah metode fase tersier yang digunakan untuk meningkatkan sejumlah besar produksi minyak residu yang tidak dapat diproduksikan oleh fase primer dan sekunder. Surfaktan sangat penting dalam chemical EOR karena dampaknya pada permukaan batuan dan antarmuka air-minyak. Mengoptimalkan formulasi ini di bawah kondisi reservoir sangat penting sebelum digunakan dalam produksi minyak. Namun, seleksi menjadi tantangan karena variasi surfaktan dan sensitivitasnya terhadap kondisi reservoir dan jenis batuan. Penelitian ini memperkenalkan metil ester sulfonat (MES), sebuah bio-surfaktan anionik, untuk meningkatkan oil recovery minyak (RF). Eksperimen spontaneous imbibition (SI) mengukur kemampuan MES untuk meningkatkan RF minyak di batuan reservoir sandstone dalam kondisi salinitas dan suhu yang tinggi. Hasilnya menunjukkan kinerja MES yang sangat baik bahkan dalam kondisi salinitas tinggi. Pada hari ke-14, sampel MES dalam kondisi salinitas 30 kppm dan 80°C dengan konsentrasi 0,5 mM, 2 mM, dan 3 mM memiliki nilai RF masing-masing 12%, 18%, dan 26%. Dalam kondisi salinitas 40 kppm dan 80°C, nilai RF masing-masing adalah 17%, 19%, dan 27%. MES meningkatkan efisiensi produksi minyak dan menjaga kesehatan lingkungan karena sifatnya yang dapat terurai secara hayati, menjadikannya alternatif yang lebih aman daripada surfaktan tradisional. Penggunaannya dapat secara signifikan meningkatkan proses chemical EOR dalam kondisi yang ekstrim. Sebagai novelty Studi ini juga menjelaskan mekanisme MES dalam merubah wettability sandstone sampai ke skala intermolecular.
No other version available