Art Original
Perencanaan Komunikasi Bawaslu Kota Pekanbaru Dalam Upaya Menyukseskan Pemilu Tahun 2024
Rendahnya partisipasi atau pendidikan politik masyarakat, kemudian kurangnya kesadaran masyarakat terhadap hak suara dan masih terjadinya kecurangan atau pelanggaran ketika pemilu mengakibatkan tidak berjalannya suatu pemilu sebagaimana mestinya sehingga membuat lembaga seperti Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) untuk lebih giat lagi mensosialisasikan kepada masyarakat terkait hal-hal penting yang perlu diketahui oleh seluruh masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan komunikasi Bawaslu Kota Pekanbaru dalam upaya menyukseskan pemilu tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dimana peneliti sebagai instrument kunci dengan maksud menafsirkan sebuah fenomena yang terjadi dan dilakukan dengan melibakatkan berbagai teknik yang ada. Adapun teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi, kemudian menggunakan teknik triangulasi sebagai teknik keabsahan data. Informan dalam penelitian ini berjumlah tujuh orang yang merupakan Ketua, Pimpinan Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, serta lima orang staff yang mana empat diantaranya merupakan staff humas Bawaslu Kota Pekanbaru. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa, proses perencanaan meliputi who, how, dan when. Kemudian perencanaan komunikasi memiliki prinsip penyesuaian dan yang terakhir yaitu tahapan membuat perencanaan komunikasi dimulai dari analisis situasi, memahami lingkungan internal maupun eksternal, tujuan komunikasi, pesan, media hingga anggaran biaya.
No other version available