Text
Strategi Pengelolaan Bank Sampah Sahabat Lestari “integrated Waste Management” Di Desa Candi Kecamatan Palmatak
Penelitian ini dilakukan pada Desa Candi, Kecamatan Palmatak. Permasalahan utama pengelolaan sampah pada bank sampah sahabat lestari “integrated waste management” yaitu masih ditemukan sarana dan prasarana yang belum terpenuhi, pengelolaan sampah organik masih menggunakan cara pembakaran terbuka, biaya akomodasi kapal yang tinggi menyebabkan pengangkutan yang tidak rutin membuat penumpukan sampah terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi strategi pengelolaan bank sampah sahabat lestari “integrated waste management” di Desa Candi, Kecamatan Palmatak,Kabupaten akepulauan Anambas. Analisis pengelolaan bank sampah menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi lapangan dan data- data sekunder, sementara analisis untuk tingkat partisipasi masyarakat menggunakan teori tangga arstein dengan memberikan skor penilaian menggunakan skala guttman, serta analisis untuk strategi pengelolaan bank sampah menggunakan metode analisis logical framework analysis (LFA). Hasil analisis pengelolaan bank sampah masih ditemukan sarana dan prasarana yang belum terpenuhi, seperti tempat penyimpanan sampah yang tidak bersekat dan tidak tersedianya wadah yang dilengkapi label/tanda, pengelolaan sampah organik masih menggunakan cara pembakaran terbuka, biaya akomodasi kapal yang tinggi sehingga menghambat untuk melakukan pengiriman sampah dan membuat penumpukan sampah di tempat penyimpanan sampah. Hasil analisis tingkat partisipasi masyarakat menunjukkan tingkat partisipasi tertinggi berada pada tingkat informing sebesar 69,44% yaitu meskipun nasabah sudah mendapat informasi beserta undangan mengenai program pengelolaan bank sampah akan tetapi sebagian dari nasabah tidak mengikuti program tersebut, dalam hal ini maka terlihat kurangnya partisipasi dari nasabah terhadap pengelolaan bank sampah. Hasil arahan penanganan strategi pengelolaan bank sampah yaitu dengan melengkapi sarana dan prasarana yang belum terpenuhi, melakukan sosialisasi serta memberlakukan sistem reward agar dapat mendorong kembali minat masyarakat dan memiliki nilai jual dengan investasi tabungan emas pegadaian melalui penyetoran sampah dan memenuhi ketentuan dengan pengangkutan sampah paling lama sebulan sekali agar tidak menimbulkan tumpukan sampah ditempat penyimpanan sampah
No other version available