Text
Optimalisasi Budidaya Udang Melalui Pemantauan Kualitas Air Berbasis Internet Of Things
Tambak udang merupakan salah satu sektor perikanan yang memiliki potensi ekonomi tinggi. Namun, proses pemantauan kualitas air yang masih dilakukan secara manual menjadi kendala utama dalam meningkatkan efisiensi budidaya. Monitoring manual memerlukan tenaga kerja yang cukup banyak, rentan terhadap kesalahan manusia, dan kurang efisien dalam mendeteksi perubahan kondisi lingkungan tambak. Oleh karena itu, penelitian ini mengembangkan sistem pemantauan kualitas air berbasis Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemantauan kualitas air tambak udang secara real-time. Sistem yang dikembangkan menggunakan beberapa sensor utama, yaitu sensor suhu (DS18B20), sensor pH, sensor salinitas (TDS), sensor kekeruhan (Turbidity), dan sensor oksigen terlarut (DO). Data yang diperoleh dari sensor dikirimkan ke server melalui jaringan internet dan ditampilkan pada website monitoring. Selain itu, sistem ini juga dilengkapi dengan notifikasi Telegram yang memberikan peringatan jika terjadi perubahan signifikan dalam parameter kualitas air. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini mampu melakukan pemantauan kualitas air secara akurat dan real-time, sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual. Data yang tersimpan dalam database juga dapat digunakan untuk analisis lebih lanjut guna meningkatkan manajemen tambak. Dengan adanya sistem ini, diharapkan pengelola tambak dapat merespons perubahan lingkungan dengan lebih cepat dan meningkatkan produktivitas budidaya udang.
No other version available