Text
Pengaruh Kompos Tkks Dan Dolomit Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (elaeis Guineensis Jacq) Pre-nursery Pada Tanah Pmk
Penelitian tentang pengaruh kompos TKKS dan dolomit terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Pre Nursery pada Tanah PMK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi dan pengaruh utama kompos TKKS dan Dolomit terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pre-nursery pada tanah PMK. Penelitian ini telah dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Jalan Air Dingin. Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru selama 4 bulan dari bulan September sampai dengan Desember 2023. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah dosis kompos TKKS terdiri dari 4 taraf yaitu 0; 60; 120 dan 180 g per polybag dan faktor kedua adalah dolomit dengan 4 taraf yaitu 0; 12; 24; dan 36 g per polybag. Parameter yang diamati yaitu: tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun terpanjang, diameter batang, berat basah tanaman dan berat kering tanaman. Data pengamatan dianalisis secara statistik dan dilanjutkan dengan uji lanjut BNJ pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi perlakuan kompos TKKS dan dolomit nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik terdapat pada dosis kompos TKKS 180 g/polybag dan dolomit 36 g/polybag. Pengaruh utama pemberian kompos TKKS nyata terhadap seluruh parameter pengamatan. Perlakuan terbaik terdapat pada dosis kompos TKKS 180 g/polybag. Pengaruh utama pemberian dolomoit nyata terhadap seluruh parameter pengamatan. Perlakuan terbaik terdapat pada dosis dolomit 36 g/polybag.
No other version available