Art Original
Analisis Kesesuaian Lahan Permukiman Berbasis Sistem Informasi Geografis Di Subdas Air Hitam Kota Pekanbaru
Pada saat ini kebutuhan akan lahan permukiman di Kota Pekanbaru semakin meningkat akibat dari tingkat urbanisasi yang tinggi. Dengan keterbatasan lahan di tengah kota, pertumbuhan perumahan menjalar ke pinggir kota dengan kondisi lahan yang tidak rata, bahkan condong berbukit, dan berbagai jenis tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kesesuaian lahan permukiman di Sub Das Air Hitam, Kota Pekanbaru dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan Teknik overlay. Analisis data karakteristik fisik dasar menggunakan analisis deskriptif yang menggunakan perangkat lunak arcgis untuk mengolah data menjadi peta, dan kesesuaian lahan permukiman menggunakan metode deskriptif kuantitatif (menggunakan Teknik overlay pada perangkat lunak Arcgis). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Sub DAS Air Hitam memiliki nilai volume error di bawah 5% ketika menggunakan metode Nakayasu, menjadikannya salah satu sub DAS dengan potensi untuk penerapan teknik mitigasi banjir yang efektif, dan (2) kawasan Sub Das Air Hitam massuk ke dalam kelas S1 (sesuai) berjumlah 19,77 Km2 (53,7%) dan dalam kelas N1 (tidak sesuai) berjumlah 17,04 Km2 (46,3%). Sub das Air Hitam memiliki luas 36,8 km2, dan 46,3% dari wilayah tersebut tidak dapat digunakan sebagai lahan permukiman. Namun, karena terbatasnya lahan permukiman di Kota Pekanbaru, 46,3% dari lahan tersebut masih digunakan oleh masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi dan perencanaan yang baik agar masyarakat yang tinggal di sana dapat tinggal dengan nyaman dan aman.
No other version available