Text
Analysis Of Hots-based Indonesian Language Examination Questions In Class X Kansai Vocational School
Penerapan soal ujian berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) sangat penting untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa; namun, penggunaannya dalam pembelajaran bahasa Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan soal berbasis HOTS pada siswa kelas X di SMK Kansai Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumen. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari 35 soal yang dianalisis (terdiri dari 25 soal pilihan ganda, 5 soal esai, dan 5 soal jawaban singkat), hanya 8 soal (23%) yang masuk dalam kategori HOTS, 11 soal (32%) masuk dalam kategori keterampilan berpikir tingkat sedang (MOTS), dan 16 soal (45%) masuk dalam kategori keterampilan berpikir tingkat rendah (LOTS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar soal perlu direvisi, terutama terkait tingkat kesulitan dan daya pembeda, untuk meningkatkan efektivitas penilaian keterampilan berpikir siswa. Penerapan soal HOTS bermanfaat untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa sesuai dengan tuntutan kurikulum dan tujuan pembelajaran. Hal ini akan membantu siswa tidak hanya menguasai pengetahuan dasar, tetapi juga mengembangkan keterampilan tingkat tinggi yang relevan dengan kehidupan nyata.
No other version available