Art Original
Analisis Usaha Pembesaran Ikan Lele Di Kelurahan Delima Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru Provinsi Riau
Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang banyak diminati
masyarakat khususnya di Kota Pekanbaru yang mana meniliki potensi produksi
ikan lele. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis:
1).Karakteristik petani dan profil usaha ikan lele di Kelurahan Delima Kecamatan
Tampan Kota Pekanbaru Provinsi Riau. 2) Teknis budidaya dan penggunaan input
produksi ikan lele. 3) Biaya produksi, produksi, pendapatan dan efesiensi
usahatani ikan lele. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survey
terhadap usahatani ikan lele di Kelurahan Delima Kecamatan Tampan Kota
Pekanbaru Provinsi Riau. Penelitian ini dilaksanakan selama enam bulan dimulai
dari Januari sampai Juni 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah petani ikan
lele dengan jumlah sampel 4 petani. Jenis data yang digunakan adalah data
kualitatif dan kuantitatif dengan sumber data yaitu data primer dan sekunder. Data
dianalisis secara kuantitatif dan usahatani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1)
Petani ikan lele rata-rata berumur 35 tahun, lama pendidikan petani 14 tahun,
pengalaman usahatani 9 tahun dan jumlah tanggungan keluarga 3 jiwa. Profil
usaha ikan lele meliputi modal awal usaha rata-rata sebesar Rp 15.750.000.
Jumlah produksi rata-rata perkolam yaitu 1.172 Kg dengan rata-rata jumlah kolam
sebanyak 10 kolam. 2) Teknik budidaya ikan lelemeliputi persiapan kolam,
penebaran benih, pemberian pakan, perawatan dan pemeliharaan, serta
pemanenan. Penggunaan input produksi ikan lele memiliki rata-rata luas kolam 13
m
2
, penggunaan benih dalam 1 periode produksi sebanyak 6.500 ekor/kolam, ratarata penggunaan pakan PF500 sebanyak 61,25 kg/musim dan PF1000 sebanyak
107,50 kg/musim, sedangkan HI-PRO-VITE 781-1 sebanyak 275 kg/musim dan
HI-PRO-VITE 781-2 sebanyak 300 kg/musim. Penggunaan rata-rata tenaga kerja
dalam usahatani ikan lele adalah 4,28 HOK/periode produksi. Peralatan pertanian
yang digunakan petani ikan lele yaitu kolam, pompa air, jarring tangguk dan
ember. 3) Rata-rata biaya usahatani ikan lele di Kelurahan Delima Kecamatan
Tampan sebesar digunakan sebesar Rp12.593.946/kolam/produksi. Jumlah
pendapatan kotor sebanyak Rp. 20.354.813/kolam/produksi, pendapatan bersih
sebesar Rp. 7.760.866/kolam/produksi. Efisiensi usahatani yang diperoleh yaitu
rata-rata sebesar 1,62.
No other version available