Text
Analisis Pengaruh Variasi Dimensi Pondasi Tiang Pancang Terhadap Kapasitas Dukung Dan Deformasi Pada Slab On Pile Jembatan Pci Girder
Pondasi adalah bagian penting dalam bangunan. Jika pondasi tidak cukup kuat menahan beban, dapat terjadi penurunan yang membahayakan struktur. Pemilihan dimensi pondasi harus disesuaikan dengan kondisi tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kuat dukung aksial dan lateral tiang pancang tunggal serta menghitung penurunan dan defleksi lateral berdasarkan variasi dimensi dan kedalaman pondasi untuk menentukan dimensi dan kedalaman yang optimal. Perhitungan kuat dukung aksial dan lateral dilakukan dengan data uji tanah CPT dan SPT. Data CPT digunakan untuk metode Schmertmann and Nottingham serta Meyerhoff, sementara data SPT untuk metode Meyerhoff dan Briaud et al. Kuat dukung lateral dihitung dengan metode Broms dan Reese & Matlock (1956). Defleksi dihitung menggunakan metode Broms dan penurunan dengan metode empiris Vesic (1970). Hasil perhitungan menunjukkan bahwa semua metode analisis telah memenuhi syarat keamanan terhadap kuat dukung aksial dan lateral, dengan nilai kuat dukung aksial sebesar 888 kN dan lateral sebesar 285 kN. Penurunan sebesar 8,51 mm masih berada di bawah batas izin 80 mm sesuai dengan ketentuan dari Reese dan Wright (1997), sedangkan defleksi lateral sebesar 2,74 mm juga berada di bawah batas izin 122 mm sebagaimana ditetapkan dalam Pedoman Bidang Jalan dan Keamanan Jembatan Khusus No. 02/P/BM/2022 oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Berdasarkan hasil tersebut, direkomendasikan penggunaan pondasi tiang pancang dengan diameter 800 mm dan kedalaman 11 m.
No other version available