Art Original
Postkolonialisme Dalam Novel Air Mata Api Karya P.a. Redjalam
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kehidupan di dalam novel yang mengisahkan tentang kehidupan nyata masyarakat-masyrakat terpinggirkan yang memiliki kesedihan karena adanya kekecewaan atas penindasan dan ketidakadilan. Rumusan masalah penelitian ini Bagaimana mimikri dalam novel Air Mata Api Karya P.A. Redjalam? Bagaimana subaltren dalam novel Air Mata Api Karya P.A. Redjalam? Tujuan penelitian ini menganalisis, menginterprestasikan, mendeskripsikan dan menyimpulkan Postkolonialisme dalam bentuk mimikri dan subaltren. Teori yang dijadikan landasan adalah teori Homi K.Bhabha dan Gayatri Spivak dalam (Ratna,2010). Metode yang digunakan adalah metode analisis isi (content analysis). Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah teknik hermeneutik. Hermeneutik merupakan teknik baca ,catat,dan simpulkan. Teknik analisis data yang dikemukan oleh Sugiyono. Teknik pemeriksaan keabsahan data mengunakan teknik uji kredibilitas dengan mengunakan triangulasi. hasil analisis penelitian Postkolonialisme menurut Gayatri Spivak dan Homi K.Bahbha yang penulis lakukan, penulis mendapatkan keseluruhan 34 data. 25 data merupakan data mimikri, dan 9 data subaltren, dari 25 data mimikri terdapat 6 data mimikri pemikiran, 11 data mimikri perilaku,dan 8 data mimikri sikap, dari 9 data subaltren terdapat 6 data subaltren kekerasan fisik dan 3 data subaltren kekerasan psikis. Bersumber dari fenomena data postkolonialisme dalam novel Air Mata Api Karya P.A. Redjalam paling banyak ditemui pada aspek mimikri perilaku dan yang paling sedikit ditemukan pada aspek subaltren psikis. hal ini terjadi karena didalam novel ini membahas tentang tahun 1980-an yang pada masa itu banyak bermunculan partai-partai politik yang ingin terlihat unggul, dan menghalkan berbagai cara untuk dapat menduduki bangku kekuasaan.
No copy data
No other version available