Art Original
An Analysis Of Code Mixing Found In Song Lyrics Of Jkt48
Sosiolinguistik adalah studi tentang bagaimana bahasa dan budaya berinteraksi. Ketika individu berinteraksi satu sama lain, mereka berbicara dalam berbagai cara. Mereka dapat mencampur bahasa mereka dalam bahasa mereka tuturan dengan menggunakan banyak varian yang dimilikinya. Campur kode adalah istilah yang digunakan dalam sosiolinguistik untuk menggambarkan pencampuran satu bahasa dengan bahasa lain. Campur kode telah banyak digunakan di budaya. Itu terjadi di grup saudara AKB48 pertama di luar Jepang dan salah satu yang paling populer dan grup idola terkenal dari Indonesia. Oleh karena itu, penekanan penelitian ini adalah pada kode mixing yang muncul di lirik JKT48. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi berbagai jenis dan variasi campur kode yang digunakan dalam lirik musik JKT48. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif, dan alat utamanya adalah orang riset. Penelitian ini menggunakan metode dokumentasi untuk pengumpulan data. Dalam penelitian ini, konten analisis digunakan untuk mengkaji berbagai jenis campur kode dan bentuk-bentuk campur kode yang didukung Suwito. Hasilnya, peneliti menemukan 60 data dalam bentuk campur kode yang berbeda pada lirik. Menurut statistik, campur kode yang dimasukkan ke akun lirik pertama sekitar 85% dari semua campur kode. Leksikalisasi kongruen memiliki persentase terendah dalam tabel di bawah Penggabungan campur kode, dengan pergantian campur kode yang paling tinggi persentase 11,67%. Hal ini dikarenakan peneliti tidak dapat menemukan data yang ada disebut sebagai leksikalisasi kongruen. Kemudian, ada 60 data sebagai konsekuensi dari kode tersebut pencampuran pada video lirik. Menurut statistik, bentuk kata menyumbang 56,66% dari semua kode pencampuran dalam lirik, diikuti bentuk frase (23,34%), bentuk klausa (8,3%), bentuk campuran (1,7%), reduplikasi kata (10%), dan bentuk idiom (0%).
No copy data
No other version available