Text
Etika Jurnalistik Dalam Pemberitaan Kriminal Dalam Perspektif Newsmaking Kriminologi (Studi Pada Pemberitaan Kriminal di Kota Pekanbaru)
Pemberitaan kejahatan sering kali tidak merepresentasikan fakta secara utuh karena media cenderung membingkai peristiwa secara sensasional guna menarik perhatian publik, yang berpotensi mendistorsi realitas sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan etika jurnalistik dalam peliputan berita kriminal di Pekanbaru dengan menggunakan perspektif Newsmaking Criminology. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui analisis konten berita kriminal pada media KlikMX serta wawancara dengan praktisi media dan pembaca berita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media cenderung menyoroti kasus-kasus yang bernilai emosional tinggi dan menggunakan narasi dramatis, sehingga memperkuat bias publik, mempersempit sudut pandang, serta memicu fear of crime dan stigma terhadap pelaku maupun korban. Meskipun ditemukan adanya upaya menjaga prinsip verifikasi, akurasi, dan keseimbangan, tekanan pasar dan tuntutan viralitas masih menjadi tantangan dalam praktik jurnalistik. Proses seleksi hingga reproduksi berita menunjukkan bahwa media bukan sekadar penyampai informasi, melainkan aktor aktif dalam membentuk realitas kriminal. Oleh karena itu, penguatan etika jurnalistik dan kesadaran kritis menjadi kunci untuk mendorong pemberitaan yang lebih adil, proporsional, dan empatik.
No other version available