Analisis Kemampuan Guru Menerapkan Model Problem Based Learning (PBL) Pada Pembelajaran IPAS Kelas IV di SDN 09 Pinggir Kabupaten Bengkalis
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan guru dalam menerapkan model Problem Based Learning (PBL) pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas IV di SDN 09 Pinggir Kabupaten Bengkalis. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya penerapan model PBL dalam pembelajaran IPAS guna meningkatkan keterlibatan aktif siswa, kemampuan berpikir kritis, serta kemampuan pemecahan masalah yang kontekstual dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melaksanakan kelima tahapan dalam model PBL, yaitu mengorientasikan siswa terhadap masalah, mengorganisasikan siswa untuk belajar, membimbing penyelidikan, mengembangkan dan menyajikan hasil karya, serta menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Meskipun demikian, pelaksanaan PBL belum optimal dikarenakan keterbatasan sarana prasarana, kurangnya motivasi siswa, dan kesulitan siswa dalam mengaitkan materi sebelumnya dengan masalah baru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru memiliki pemahaman dasar yang baik terhadap model PBL, namun masih membutuhkan peningkatan kompetensi pedagogik dan dukungan sekolah agar pembelajaran IPAS berbasis masalah dapat terlaksana secara efektif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan strategi pembelajaran inovatif di sekolah dasar.
No other version available