Text
HUBUNGAN ANTARA TAWAKAL DENGAN RESILIENSI PADA IBU YANG MEMILIKI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI PEKANBARU
Ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus mengalami tantangan yang kompleks dalam memiliki, mengasuh dan membesarkan anak berkebutuhan khusus. Dengan adanya tantangan-tantangan tersebut, maka dapat berdampak terhadap kondisi psikologisnya, seperti kecemasan, stress dan depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tawakal dengan resiliensi pada ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus di Pekanbaru. Penelitian ini melibatkan sebanyak 162 ibu yang memiliki ABK di Pekanbaru yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan alat ukur yang digunakan adalah skala tawakal yang disusun oleh Sartika dan Kurniawan (2015), dan skala resiliensi yang disusun oleh Smith et al (2008). Berdasarkan hasil analisis uji korelasi Spearman Rank Order, maka diperoleh nilai koefiesien korelasi (r)= 0.442 dengan nilai signifikansi 0.000 (p < 0.05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif yang signifikan antara tawakal dengan resiliensi pada ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus di Pekanbaru. Semakin tinggi tawakal seorang ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus maka akan semakin tinggi resiliensi ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Sebaliknya, semakin rendah tawakal seorang ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus maka akan semakin rendah resiliensi ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus.
No other version available