ANALISIS PERAN RELAWAN PEMADAM KEBAKARAN (REDKAR) DALAM PENCEGAHAN KEBAKARAN DI WILAYAH PADAT PEMUKIMAN KOTA PEKANBARU
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR) dalam upaya pencegahan kebakaran di wilayah padat pemukiman Kota Pekanbaru, serta mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Menggunakan pendekatan New Public Governance (NPG), yang dikembangkan oleh Stephen P. Osborne, penelitian ini memfokuskan pada tujuh dimensi utama : Co-production of Public Services, Network Governance, Plurality, Public Value and Outcomes, Relationship Management, Organizational Learning and Adaptation, serta Multi-Level Accountability. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan terdiri dari kepala dinas, kepala seksi teknis, lurah, serta anggota dan pengurus REDKAR di Kelurahan Kampung Dalam yang menjadi lokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa REDKAR memiliki peran signifikan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendeteksi dini, edukasi masyarakat, dan respons cepat terhadap kebakaran. Namun, keterbatasan dalam hal sarana-prasarana, legalitas operasional, koordinasi lintas sektor, serta minimnya pelatihan digital dan dokumentasi menjadi tantangan utama. Di sisi lain, praktik pelibatan masyarakat, pelaporan terbuka, dan sinergi dengan kelurahan menunjukkan bahwa prinsip-prinsip NPG telah mulai diinternalisasi secara bertahap. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kelembagaan REDKAR melalui regulasi daerah, pengembangan sistem pelaporan digital berbasis komunitas dan kolaborasi pentahelix. Dengan demikian, REDKAR dapat menjadi model partisipatif dalam penanggulangan kebakaran berbasis masyarakat yang tangguh dan berkelanjutan.
No other version available