IMPLEMENTASI KEBIJAKAN RETRIBUSI PARKIR DI KOTA PEKANBARU (STUDI KASUS DI UPT PERPARKIRAN KOTA PEKANBARU)
Penelitian ini untuk mengetahui Implementasi Kebijakan Retribusi Parkir Di Kota Pekanbaru (Studi Kasus Di UPT Perparkiran Kota Pekanbaru). Indikator Implementasi Kebijakan Menggunakan Teori dari Edward III meliputi: Komunikasi, Sumberdaya, Disposisi dan Struktur Birokrasi. Tipe Penelitian penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif, Key Informan Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Informanya Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Parkir, Kepala UPT Perparkiran Kota Pekanbaru, Staf Operasional UPT Perparkiran, Juru Parkir Resmi (Jl Sudirman, Jl Subrantas dan Jl Soekarno Hatta) dan Masyarakat Pengguna Parkir.Pengambilan Sampel untuk Masyarakat Pengguna Parkir menggunakan Purposive Sampling. Jenis dan teknik pengumpulan data yang digunakan teridiri dari, data primer dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara, serta sekunder yang dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi. Analisis data terdiri dari empat alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan yaitu, Pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil Penelitian Implementasi Kebijakan Retribusi Parkir, Pelaksanaan kebijakan retribusi parkir di Kota Pekanbaru yang dijalankan oleh UPT Perparkiran telah berjalan, namun belum sepenuhnya optimal. Hal ini terlihat dari: Masih adanya ketidaksesuaian tarif yang dipungut juru parkir dengan tarif resmi yang ditetapkan dalam Perwako No. 2 Tahun 2025. Perlu Peningkatan Komitmen dan Disiplin Juru Parkir Lakukan pembinaan dan penegakan disiplin secara rutin kepada juru parkir. Beri pemahaman bahwa parkir adalah layanan publik, bukan sekadar target setoran.
No other version available