Text
Pengaruh Kecerdasan Emosional, Teknik Audit Berbantuan Komputer (TABK), dan Pengalaman Auditor Terhadap Kinerja Auditor dengan Etika Profesi sebagai variabel Moderasi (Pada Kantor Akuntan Publik di Pekanbaru)
Perubahan dalam dunia usaha yang kian rumit mengakibatkan peningkatan kemungkinan kesalahan interpretasi dan penyajian laporan keuangan sehingga diperlukan laporan auditor independen. Auditor harus memastikan bahwa laporan keuangan disajikan secara wajar sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum, dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan bagi pihak yang berkepentingan. Dalam hal ini, performa auditor menjadi elemen penting yang dipengaruhi oleh berbagai unsur dari faktor internal maupun eksternal. Studi ini dibuat untuk menguji dan membuktikan secara empiris pengaruh kecerdasan emosional, teknik audit berbantuan komputer (TABK), dan pengalaman auditor terhadap kinerja auditor yang dimoderasi oleh etika profesi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada auditor yang telah bekerja minimal 1 tahun pada Kantor Akuntan Publik di Pekanbaru yang terdaftar di Direktori Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) tahun 2024. Data dianalisis dengan regresi berganda dan moderated regression analysis (MRA). Terdapat temuan dari penelitian ini yang mengidentifikasi bahwa secara parsial atau berdasarkan uji T, Kecerdasan emosional, teknik audit berbantuan komputer (TABK), dan pengalaman auditor berpengaruh signifikan terhadap kinerja auditor. Penelitian ini juga menemukan bahwa etika profesi memperlemah pengaruh kecerdasan emosional terhadap kinerja auditor, etika profesi memperkuat pengaruh TABK terhadap kinerja auditor, etika profesi memperlemah pengaruh pengalaman auditor terhadap kinerja auditor.
No other version available